PROFIL

Sejarah Kodim 1407/Bone

Administrator SEJARAH KODIM 1407/BONE LATAR BELAKANG PEMBENTUKAN KODIM  
  1. Situasi Keamanan :
  2. Pada   periode   tahun  1950 – 1959   di wilayah  Komando  Daerah  Militer Sulawesi    Selatan    dan   Tenggara    (di singkat KDMSST  =  kemudian KODAM XIV/HN)   situasi Politik  dan Militer sedemikian gawat akibat gangguan  keamanan  yang   ditimbulkan   oleh  Gerombolan DI/TII  KAHAR MUZAKAR Ex  Kepala  Staf  TT-VII  INDONESIA TIMUR yang membangkang kepada Pemerintah Pusat.
  3. Gangguan  keamanan dan keresahan masyarakat ( termasuk di Kabupaten Bone ) semakin     meningkat      akibat     di  cetuskannya     Proklamasi   “PERMESTA”     pada tanggal 02 Maret  1957 di  Makassar olehLETKOL H.N.V SUMUEL  (waktu  itu  sebagai   PANGLIMA TT–VII - IT)  karena menuntut    agar     KO  DPSST     di   bawah    pimpinan    KOLONEL  SUDIRMAN  (pangkat terakhir LETJEN TNI) di serahkan kepadanya.
  4. Maka untuk menghancurkan kekuatan gerombolan DI/TII dan PERMESTA disatu pihak    dan   demi    menyelamatkan   harta   dan   jiwa   rakyat   dilain pihak   terbentuk satuan – satuan    Organik   Taktis  KODAM –XIV / HN,   yang   antara   lain   KOMANDO RESIMEN  INFANTRI  HASANUDDIN dengan Komandannya MAYOR  INF  M. YUSUF   (  jabatan terakhir MENHANKAM/PANGAB  )  yang  kemudian menjadi     KOREM  - 141   LOMPOBATTANG    dengan     Komandannya MAYOR INF EDDY SABARA( pangkat terakhir MAYOR JENDERAL TNI ).
  5. KOREM  141 / LOMPOBATTANG  membawahi  beberapa  SAT PUR antara lain YONIF 716 ROI – I dengan Komandannya MAYOR ING ANDI LANTARA (pangkat terakhir BRIGJEN TNI, Anggota DPR/MPR ) yang berkedudukan di Watampone Kabupaten Bone.
  1. Pembentukan Sat Ter :
  2.   Pada periode tahun 1950-1959 gerakan operasi penghancuran terhadapDI / TII dan PERMESTA belum menampakkan hasil yang memadai bahkan jumlah personil dan persenjataan DI/TII dan PERMESTA semakin meningkat, begitu pula jumlah korban jiwa rakyat meningkat.
  3. Pada akhir tahun 1959 di samping OPS  PUR di lancarkan, di imbangi  pula Operasi “META PISIKA” ( sekarang OPS TER ) yang dilancarkan olehKO DPSST dimana hasilnya nampak menggembirakan. Hal ini terbukti bahwa melalui operasi pendekatan ( kemanusiaaan ) dan penggalangan tersebut maka oknum-oknum atau kelompok-kelompok DI / TII  dan PERMESTA maupun rakyat  yang  dikuasai gerombolan berangsur-angsur sadar dan kembali ke pangkuan REPUBLIK INDONESIA.
  4. Kegiatan  OPS  TER  di daerah - daerah  ( termasuk di  Kabupaten Bone ) diperankan oleh KOMANDO SEKTOR yang secara taktis organisatoris membawahi B.O.D.M ( Bintara Onder Distrik Militer ) dan secara KoordinatifDPLAD, POSMIL, PKM, POM dan lan-lain.
  5. Sejalan dengan terbentuknya KO SEKSTOR-III DAERAH-I di kabupaten Bone diadakan  pula Regruping SAT YONIF-716 ROI-I menjadi YONIF 405 ROI-II tanggal 27 Agustus 1959  selanjutnya  menjadi  YONIF - 005  di bawah pimpinan MAYOR INF ANDI LANTARA sedang sisa personil YONIF-405 ROI-II dimutasikan ke KO SEKTOR-III / I di bawah  pimpinan LETTU INF MOCHTAR JAYA ( pangkat terakhir LETKOL PURN ). Hasil OPS TER pendekatan SISTEK khususnya di Kabupaten Bone semakin menguntungkan dari segi keamanan dimana terbukti  pada  tanggal 09 Desember 1959 telah kembali  kepangkuan  REPUBLIK INDONESIA  Gerombolan DI / TII  dengan  kekuatan 1 ( satu ) DIVISI  atau  KWSS pimpinan   BAHAR MATTALIU   dengan  personil ± 3000 orang,  persenjataan  ± 1500 pucuk dan ditampung di Asrama Bone-III, yang selanjutnya disalurkan ke masyarakat.
  6. Pembentukan Kodim 1407.
  7. Pada tahun 1961 tugas-tugas OPS TER/BINTER nampak semakin dirasakan manfaatnya, maka dengan dasar kebijaksanaan KOMANDO ATASAN KO SEKTOR-III / I Bone dibubarkan dan terbentuklah KODIM “ I ”(Kodim persiapan)  dengan komposisi / organisasi /personilnya sebagai berikut :
1)         Lettu Inf Rustam Effendy                           =          Dan Dim 2)         Letda Inf Parenrengi                                   =          Kasi – I 3)         Letda Inf A.K. Thari                                      =          Kasi – II 4)         Peltu Umar Anwar                                       =          Kasi – III 5)         Letda inf Abd. Halik Syam                          =          Kasi – IV  
  1. Pada tahun 1962 KODIM  “ I ”  dibubarkan dan terbentuk KODIM -1413 berdasarkan Surat Keputusan PANG DAM XIV/HN No. Kpts-0156 / II / 1962 tanggal  23 Nopember 1962 dengan komposisi jabatan, personil, dan kasi  (Jabatan Kas Dim belum ada ) sebagai berikut :
1)         Kapten Inf Rustam Effendy                                    =          Dan Dim (Pangkat terakhir Kolonel Inf/BKDH Wajo) 2)         Peltu Muhammad Tiro ( Peltu Purn )                   =          Kasi – I 3)         Lettu Inf A.K. Thari ( Mayor Purn )                        =          Kasi – II 4)         Peltu Umar Anwar ( Almarhum )                           =          Kasi – III 5)         Lettu Abd. Halik Syam                                            =          Kasi – IV 6)         Peltu A. Bachtiar. R                                                 =          Kasi – V  
  1. Pada bulan Maret 1964 jabatan Dan Dim 1413 diserah terimakan dari Dan Dim lamaKapten Inf Rustam Effendy Nrp.292729 kepada Dan Dim baru Mayor Inf M. Kasim. Dm Nrp.285869.Berdasarkan Surat Keputusan Pang Dam XIV / HN  No. Kep-0049/5/1964 tanggal 14 Mei 1964 sebagai realisasi Radiogram PANGAD  No. T-979 / 1964  tentang  pembentukan  13  ( tiga belas ) KODIM baru di KODAM XIV/HN maka KODIM 1413 lama dibubarkan  dan  terbentuk  KODIM  1407 yang baru dengan menetapkan Mayor Inf M. Kasim. Dm sebagai Dan Dim 1407.   Berdasarkan Surat Perintah pemindahan PANG DAM XIV/HN No. Sprindah 0154 / 5 / 1964    tanggal  14  Mei  1964  dan  selanjutnya komposisi jabatan, personil, dan kasi (jabatan KAS DIM belum ada) sebagai berikut :
1)         Mayor Inf M. Kasim. Dm                              =          Dan Dim (Kolonel Inf Purn Ex BKDH Maros) 2)         Peltu Muhammad Tiro ( Peltu Purn )       =          Kasi – I 3)         Peltu M. Anas ( Kapten Purn )                  =          Kasi – II 4)         Peltu Abd. Karim                                          =          Kasi – III ( Kapten Inf/Anggota DPRD-II Wajo ) 5)         Lettu Abd. Halik Syam ( Almarhum )        =          Kasi – 4 6)         Peltu A. Bachtiar. R                                     =          Kasi – 5 ( Mantan Staf Irwilda Sul-Sel )   PERKEMBANGAN ORGANISASI  
  1. 4.         Organisasi Kodim 1407/Bone.
  2. Pada tahun 1961 tugas-tugas OPS TER/BINTER nampak semakin dirasakan manfaatnya, maka dengan dasar kebijaksanaan KOMANDO ATASAN KO SEKTOR-III / I Bone dibubarkan dan terbentuklah KODIM “ I ”(Kodim persiapan)  dengan komposisi / organisasi /personilnya sebagai berikut :
1)         Dan Dim 2)         Kasi – I 3)         Kasi – II 4)         Kasi – III 5)         Kasi – IV
  1. Pada tahun 1962 KODIM  “ I ”  dibubarkan dan terbentuk KODIM -1413berdasarkan Surat Keputusan PANG DAM XIV/HN No. Kpts-0156 / II / 1962 tanggal 23 Nopember 1962 dengan komposisi jabatan, personil, dan kasi  (jabatan Kas Dim belum ada ) sebagai berikut :
1)         Dan Dim 2)         Kasi – I 3)         Kasi – II 4)         Kasi – III 5)         Kasi – IV 6)         Kasi – V
  1.            Pada bulan Maret 1964 jabatan Dan Dim 1413 diserah terimakan dari Dan Dim lama Kapten Inf Rustam Effendy Nrp.292729 kepada Dan Dim baru Mayor Inf M. Kasim. Dm Nrp.285869.Berdasarkan Surat Keputusan Pang Dam XIV / HN No. Kep-0049/5/1964 tanggal 14 Mei 1964 sebagai realisasi Radiogram PANGAD  No. T-979 / 1964  tentang  pembentukan  13  ( tiga belas ) KODIM baru di KODAM XIV/HN maka KODIM 1413 lama dibubarkan  dan  terbentuk  KODIM  1407 yang baru dengan menetapkan Mayor Inf M. Kasim. Dm  sebagai Dan Dim 1407.
 
  1. Struktur organisasi Kodim sesuai dengan surat  keputusan  Kepala  Staf TNI  Angkatan Darat  No. Kep / 4a / I / 1985 tanggal 07 Januari 1985 sebagai berikut :
  1)         Dan Dim 2)         Staf Si Intel 3)         Staf Si Opster 4)         Staf Si Sospol 5)         Staf Si Minlog 6)         Tuud 7)         Koramil
  1.          Ada pun struktur organisasi Kodim berdasarkan surat perintah Pangdam VII/Wrb No. Sprin / 184 / II / 1987  tanggal 17 Pebruari 1987 sebagai berikut :
1)         Dan Dim 2)         Staf Si Intel 3)         Staf Si Ops 4)         Staf Si Sospol 5)         Staf Si Min 6)         Pa Bung 7)         Tuud 8)         Koramil  
  1. Pada tanggal 06 Juni 2001 tentang struktur organisasi Kodim sesuai dengan surat  keputusan  Kepala  Staf TNI Angkatan Darat  No. Kep / 4a / I / 1985 diubah menjadi sebagai berikut :
  1)         Dan Dim 2)         Staf Si Intel 3)         Staf Si Ops 4)         Staf Si Sospol 5)         Staf Si Min 6)         Pa Bung 7)         Tuud 8)         Unit Intel Dim 9)         Koramil  
  1. Pada tahun 2008 struktur organisasi Kodim terjadi perubahan berdasarkan Peraturan Kasad  Nomor Perkasad / 18 / IV / 2008 tanggal  08 April 2008 dengan struktur organisasi sebagai berikut :
  1)         Dan Dim 2)         Kasdim 3)         Pasi Intel 4)         Pasi Ops 5)         Pasi Min 6)         Pasi Ter 7)         Kapok Tuud 8)         Dan Unit Intel Dim 9)         Danramil  
  1. Pada tahun 2008 struktur organisasi Kodim terjadi perubahan berdasarkan Peraturan Kasad  Nomor Perkasad / 18a / IV / 2008 tanggal  07 November 2008 dengan struktur organisasi sebagai berikut :
  1)         Dan Dim 2)         Kasdim 3)         Pasi Intel 4)         Pasi Ops 5)         Pasi Min 6)         Pasi Ter 7)         Kapok Tuud 8)         Dan Unit Intel Dim 9)         Danramil     HASIL-HASIL TUGAS OPERASI
  1. 5.    Operasi Penumpasan DI/TII Dan PERMESTA  tahun 1961-1967.
a          Pada tahun 1961 KODIM 1413 ( sekarang KODIM 1407 ) dibawah pimpinan  Kapten Inf Rustam Effendy ( Kolonel Inf purn / BKDH Tk-II Wajo ) diperkuat 3 ( tiga ) KIPAN YONIF 405 ROI-II tergabung dalam POSKO Latimojong di bawah pimpinan Letkol Inf Edy Sabara ( sekarang BRIGJEN TNI purn ) melaksanakan OPS TER di Bone Pute kompleks ( perbatasan Bone-Wajo/Pantai Teluk Bone ) dalam operasi pengejaran/penggalangan terhadap Gerombolan DI/TII yang dipimpin langsung oleh Kahar Muzakkar dengan kekuatan 1 (satu) Resimen Momok Ansarullah. Hasil Operasi kurang memuaskan berhubung Kahar Muzakkar  berhasil memboikot keputusan Rapat antara PANG DAM XIV/HN dengan KAHAR MUZAKKAR yang diadakan waktu itu di Bone Pute dalam rangka SISPIRE. b          Pada tahun 1962 KODIM 1413 di bawah pimpinan Kapten Inf Rustam   Effendy   dengan   berkekuatan   1   ( satu )   YONIF  405  ROI - II melaksanakan OPS TER BTP HIJAU  dalam rangka pengejaran / penggalangan terhadap sisa-sisa DI / TII dengan kekuatan musuh 1 ( satu ) Resimen di bawah pimpinan Andi Rahman ( mantan Kepala Desa Kec. Libureng Kab. Bone ) yang berkedudukan di daerah Camming Kompleks Kec. Libureng kab. Bone. Hasil    Operasi    sangat   memuaskan    dengan   kembalinya kepangkuan RI GPL. Andi Rahman dengan pasukannya ± 2 ( dua ) Batalyon sejumlah persenjataan termasuk    GPL.  Andi  Pattawari sebagai  Panglima KWSS / DI / TII  merangkap Panglima Divisi 40.000   setelah  Bahar Mattaliu  menyerah  di  Watampone  tanggal 09 Desember 1959. c          Pada tahun 1963 sebanyak 1 ( satu ) TON dari KODIM 1413 ( sekarang KODIM 1407 ) mengikuti Operasi Rajawali di bawah pimpinan LETKOL EDY SABARA melaksanakan operasi pengejaran/penggalangan DI / TII  dan PERMESTA  dan  berhasil  dengan  menyerahnya Garungan di Watampone sebagai DAN RESIMEN PERMESTA bersama 1 ( satu ) TON pasukannya / pengawalnya, termasuk IBU KORRY / Isteri KAHAR MUZAKKAR. d          Pada tahun 1964 KODIM 1407 dengan diperkuat 2 ( dua ) KIPAN dari  YONIF 005 ROI – II  di bawah pimpinan  MAYOR INF M. KASIM.DM   ( KOLONEL INF Purn Ex. BKDH Maros ) melancarkan Operasi Teritorial di seluruh wilayah Kabupaten Bone dalam rangka pengejaran sisa-sisa DI / TII yang mengadakan teror / perampokan  di bawah  pimpinan  Petta Gassing  sebagai  DAN YON DI / TII   dimana  hasil  operasi  tersebut  memuaskan  dengan  penyerahan 2 ( dua ) KI DI / TII  dan  sejumlah senjata campuran. e          Pada tahun 1965  KODIM  1407  di bawah pimpinan MAYOR INF M. DAUD  (LETKOL INF PURN / Ex. BKDH Enrekang) melancarkan OPS TER terhadap sisa-sisa DI / TII di wilayah Bone Barat dengan kekuatan 2 ( Dua ) KIPAN YONIF 016 ( sekarang YONIF 726 ) dengan bantuan dari YONIF 002 ROI-II dengan hasil yang memuaskan, antara lain tertangkapnya NURDIN PISOK  ( di Kec. Ponre Kab. Bone )  NURDIN  PISOK   sebagai  DANRESIMEN – I  DIVISI 40.000 DI/TII. f           Pada tahun 1966 KODIM 1407 di bawah pimpinan MAYOR INF SHANIR JAWALI   (LETKOL INF PURN )   yang  di perkuat  oleh 1 ( satu ) Batalyon dari YONIF 722 dipimpin MAYOR INF M. DG. BOKO ( LETKOL INF Purn/Ex. KA JARAH DAM XIV/HN ) melaksanakan OPS TER terhadap sisa-sisa DI/TII di bawah pimpinan PETTA GASSING di wilayah Kahu kompleks dan berhasil dengan menyerahnya ± 1 ( satu ) KI DI/TII dari Anggota PETTA GASSING yang melancarkan perampokan hewan di Kabupaten Bone. g          Pada   tahun  1967 KODIM 1407 di bawah  pimpinan  MAYOR INF ABUSTAM (KOLONEL INF Purn/Walikota Madya Ujung Pandang) dengan di perkuat 1 (satu ) KIPAN YONIF 725 melancarkan Operasi Teritorial di wilayah Bone Barat dengan istilah OPERASI KOBRA dan berhasil dengan menyerahnya PETTA GASSING dengan ± 1 ( satu ) Kompi DI/TII di Watampone.
  1. 6.         Operasi Penumpasan G.30.S/PKI.
  2. Dalam  periode  tahun  1966-1967 KODIM 1407 di bawah pimpinanMAYOR INF SHANIR JAWALI yang di perkuat oleh 1 ( satu ) Batalyon dari YONIF 722 melaksanakan Operasi Penumpasan G.30.S/PKI di Kab. Bone dan berhasil menangkap sejumlah PKI dan membunuh Kl. 50 orang PKI di bawah pimpinan   ANDI MAPPA    ( Pegawai P.U Bina Marga Kab. Bone )   yang   telah menyusun kekuatan untuk mengadakan perlawanan terhadap SAT KAM KOTA Watampone.
  3. Pada akhir tahun 1967 KODIM 1407 sejumlah ± 500 orang sisa - sisa G.30.S / PKI  di  tangkap  dan  diusut  /  di tahan  di  MAKODIM 1407  untuk selanjutnya diberikan klasifikasi penggolongan oleh TENINGDA yang bertugas di Kabupaten Bone.
 
  1. Tugas-Tugas Operasi Ke IRBAR.
  2. Tugas TRI KORA ( PEPERA ).  Pada  tahun 1963  KODIM 1413  ( sekarang KODIM 1407 ) mengirim 1 ( satu ) TON Anggota MAKODIM 1413 ( sekarang KODIM 1407 ) ke Ujung Pandang di bawah pimpinan Pelda Usmin. B dalam rangka SIAGA sebagai pasukan cadangan KODAM XIV/HN.
  3. Sat  Gas – 4 Hasanuddin.  Pada  tahun  1969 – 1970   sebanyak  1  ( satu ) Regu   Anggota MAKODIM 1407 berangkat bergabung pada YONIF 722 di bawah pimpinan Mayor Inf SIDIK ( KOLONEL INFPurn/BKDH Sidrap ) melaksanakan tugas Operasi ke IRBAR.
 
  1. Operasi Seroja Tim-Tim
Pada tahun 1981 sebanyak 7 ( tujuh ) orang Anggota MAKODIM 1407 masing - masing  Pelda  M. Tahir.D,  Serma M. Nur Kasim,  Serka Syamsuddin, Sertu Lawe, Kapten Inf  M. Hafid.M, Letda Inf Andi Patawari dan Koptu Olah Indan bersama unsur-unsur pasukan lainnya dari organik KODAM XIV/HASANUDDIN    dengan   kekuatan   1  ( satu )   KODIM  di bawah  pimipinan  Kapten Inf M. Hafid melaksanakan OPS TER di TIM-TIM selama 2 ( dua ) tahun.  
  1. Tugas-Tugas Operasi Bhakti ABRI.
  2. Dasar   Surat   Perintah   PAGDAM XIV / HN    No.  TK  /  41  /  1981   tanggal    05   Pebruari  1981     melaksanakan    Operasi    ABRI  MASUK DESA MANUNGGAL-III di daerah Kec. Ulaweng Kab. Bone dan daerah Kec. Tellu Siattinge dengan hasil sebagai berikut :
  1)         Sebuah irigasi 2)         M.C.K 3)            Jembatan 4)            Mesjid 5)         Jalan 6)         Bendungan dan lain-lain  
  1. Berdasarkan Surat Perintah PANGDAM XIV / HN  No. TK / 251 / 1982 tanggal 08 Juni 1982 melaksanakan Operasi Bhakti ABRI MASUK DESA MANUNGGAL IX yang dilaksanakan di 3 ( Tiga ) Kecamatan dalam daerah Kabupaten Bone yaitu :
  1)         Kecamatan Barebbo 2)         Kecamatan Sibulue 3)         Kecamatan Cina   Yang akan dilaksanakan oleh pasukan SSK dari KODAM XV / PATTIMURA sebanyak ± 1 ( satu ) KI dan Anggota ARMED dari KODAM XIV/HN yang akan di mulai pelaksanaannya pada tanggal 20 Agustus 1982 dengan beberapa proyek yang akan dilaksanakan antara lain sebagai berikut :   1)         Pembangunan Mesjid 2)         Rehabilitasi Madrasah 3)         M.C.K 4)         Pengairan 5)         Pengerasan Jalan 6)         Rehabilitasi Jembatan 7)         Jembatan Gantung 8)         Pos Ronda 9)         Mushollah 10)      Dueker  
  1. Dasar Surat Telegram Danrem 141/Tp selaku KPK TMMD No. ST/185/2003 tanggal 11 Agustus 2003 tentang pembukaan TMMD ke LXXI Ta. 2003 bertempat di Kec. Amali Kab. Bone dengan hasil sebagai berikut :
  1)         Pegerasan jalan 2)         Saluran irigasi 3)         M.C.K  
  1. Dasar Surat Telegram Danrem 141/Tp selaku KPK TNI Manunggal Membangun Desa No. ST/395/2008 tentang perintah melaksanakan TMMD ke 81 tahun 2008 bertempat di Kec. Barebbo Kab. Bone dengan hasil sebagai berikut :
    1)         Pengerasan jalan 2)         Saluran Air 3)         Pembuatan Dueker    
  1. Dasar Surat Telegram Pangdam VII / Wrb selaku PKO TNI Manunggal Membangun Desa No. STR / 143 / 2007 tanggal  14 Maret  2007  tentang perintah
melaksanakan  TMMD ke-81 di Desa Campaniga Kecamatan Barebbo           Kabupaten Bone dengan hasil sebagai berikut :     1)         Pembuatan palut dan jembatan 8 unit 2)         Dueker 3)         Pengerasan jalan 3 Km  
  1. Tugas Pembangunan Dengan Pekan Bhakti/Karya Bhakti.
 
  1. Dasar  surat  telegram Danrem 141/Tp No. ST/70/2007 tanggal 23 Pebruari 2007 tentang perintah agar melaksanakan kegiatan Pekan Bhakti TNI yang di 10 Kecamatan dalam daerah Kabupaten Bone dengan hasil sebagai berikut :
  1)         Peningkatan kualitas jalan sepanjang 600 meter 2)         Penggalian parit/saluran air sepanjang 350 meter 3)         Perbaikan jalan sepanjang 450 meter 4)         Pembersihan jalan sepanjang 400 meter 5)         Perbaikan Dueker 1 buah 6)         Perbaikan jembatan kayu 1 buah 7)         Perbaikan pasar Pallime  
  1. Dasar    Surat   Telegram   Pangdam   VII / Wrb No. ST / 190 / 2009  tanggal 12 Maret 2009 tentang perintah pembuatan rencana dan laporan Pekan Bhakti TNI agar mengikuti format yang baru. Dilaksanakan  di Kecamatan  wilayah  Koramil  01 s.d Koramil 21 Kabupaten Bone dengan hasil sebagai berikut :
    1)            Pembersihan jalan dan lingkungan 2)            Anjangsana/silaturahmi 3)            Pengobatan massal 4)            Pembersihan kantor 5)            Pembersihan saluran air 6)            Perbaikan jembatan 7)            Perbaikan parit 8)            Perbaikan lantai Mesjid 9)            Pembuatan gorong-gorong 10)         Penggalian parit 11)         Olah raga bersama masyarakat    
  1. Dasar  Surat  Telegram  Pangdam  VII / Wrb   No. ST / 68 / 2009       tanggal  21 Januari  2009   tentang  Perintah  melaksanakan  Karya  Bhakti TNI Ta. 2009 di Desa Lemoape Kecamatan Palakka Kabupaten Bone dengan hasil sebagai berikut :
  1)         Pembuatan jalan dan pengerasan 3 Km 2)         Pembuatan palut 200 meter 3)         Pembuatan jembatan dan dueker 6 unit  
  1. Susunan Pejabat KODIM 1407.   Pada   tanggal  06  September  1964  berdasarkan  Radiogram  PANGDAM XIV / HN  No.T-1278/1964  tentang  Perintah bagi   seluruh    Anggota    KODIM  1407  untuk    mengikuti   reformasi / reorganisasi  di     PUS LAT PUR RINDAM  XIV / HN  ( sekarang  KODIKLAT  DAM  XIV / HN )   di Mawang/Gowa  maka   Pejabat Dandim 1407 Mayor Inf M. Daud  adalah   (Jabatan Kas Dim belum ada ).
  2. Adapun pejabat Dandim 1407 / Bone sejak berdiri sampai sekarang sebagai berikut :
1)    Mayor Inf M. Daud                                                                     1964-1965 2)    Mayor Inf Herman Gaos                                                           1965-1966 3)    Mayor Inf Sjahir Djawali                                                            1966-1967 4)    Mayor Inf Abustam                                                                    1967-1969 5)    Mayor Inf H. Abd. Hamid                                                          1969-1970 6)    Letkol Inf Abustam                                                                     1970-1972 7)    Mayor Kav Sukesto                                                                   1972-1972 8)    Letkol Inf Sappe                                                   1972-1974 9)    Letkol Inf Opu Sidik                                                                   1974-1976 10) Letkol Inf A. Bagenda Ali                                                          1976-1978 11) Letkol Inf Djumadi Yunus                                                        1978-1980 12) Letkol Inf G. Syaifuddin                                                            1980-1984 13) Letkol Inf Syamsul Bachri                                                        1984-1987 14) Letkol Inf Muhtar. S                                                                   1987-1992 15) Letkol Inf Tarmani                                                                      1992-1992 16) Letkol Inf Syamsul Mappareppa                                             1992-1993 17) Letkol Czi Baso Amrullah                                                         1993-1993 18) Letkol Inf Syafnil Armen                                                           1993-1995 19) Letkol Inf Eko Irianto                                                    1995-1996 20) Letkol Inf Wilono Jati Wiyono                                      1996-1997 21) Letkol Art Yahya Suratmono                                        1997-1998 22) Letkol Inf S. Wijonarko                                                  1998-1998 23) Letkol Inf Tato Setiawan                                              1998-1999 24) Letkol Inf Satria Putra Rauf                                         1999-2002 25) Letkol Art Molyo Wahono, S. Ip                                               2002-2003 26) Letkol Inf Moh. Sugiarto, S.Sos                                               2003-2005 27) Letkol Arh  Yasid Sulstya, S.Sos M.Si                                   2005-2008 28) Letkol Inf  Gregorius Suharso                                     2008-2008 29) Letkol Inf Heron Dominicus                                         2008-2012 30) Letkol Inf Eddy Mappa, S.E., M.M                                 2012 - 2015 30) Letkol Inf Bobbie Triyantho S.IP                                   2015 s/d Sekarang Demikian  sejarah  berdirinya Kodim 1407 dan perkembangan organisasinya serta Pejabat Dandim 1407 sejak awal dibentuknya hingga sekarang ini dibuat, kami menyadari masih banyak terdapat kekurangan dalam penulisannya. Sehingga saran dan kritikan sangat kami harapkan untuk penyempurnaannya. DAFTAR PUSTAKA  
  1. Buku Organisasi Dan Tugas Komando Distrik Militer ( Kodim )  berdasarkan  Surat
Perintah Pangdam VII / Wrb Nomor: Sprin / 184 / II / 1987   tanggal 17 Pebruari 1987.
  1.       Buku Pokok-pokok Organisasi Dan Tugas Komando Daerah Militer (Kodam) berdasarkan   Surat   Keputusan   Kepala   Staf    TNI  AD   Perubahan - 1              Nomor : Kep / 4a / I / 1985 tanggal 06 Juni 2001.
  2. Buku Organisasi Dan Tugas Komando Distrik Militer ( Orgas Kodim ) berdasarkan Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Perkasad/18 / IV / 2008 tanggal 08 April 2008.
  3. Buku Aneka teritorial berjudul Optimalisasi Pengamanan Wilayah Perbatasan RI-Malaysia Melalui Pemberdayaan Kowil Dan Brigade Infanteri Edisi 02 Tahun 2009 yang diterbitkan oleh Markas Besar Angkatan Darat Staf Umum Teritorial.
  4. Buku Buletin Teritorial tentang Kostrad Gelar Bhakti Sosial Kemasyarakatan Di Babakan Madang Kabupaten Bogor Edisi 03 September 2009.
  5. Buku Petunjuk Teknik Tentang Komunikasi Sosial ( Methoda )                        Nomor : Skep / 228 / VII / 2002.
  6. Buku Yudhagama tentang Netralitas TNI (Mencegah Keterlibatan Prajurit TNI AD Dalam Politik Praktis) nomor : 82 tahun XXIX Edisi Maret 2009.
    DAFTAR SINGKATAN  
  1. KDMSST          =  Komando Daerah Militer Sulawesi Selatan Dan Tenggara.
  2. BODM               =  Bintara Onder Distrik Militer.
  3. KO DPSST       =  Komando   Daerah    Pertahanan    Sulawesi   Selatan   DanTenggara.
  4. TT                       = Tori Torium
  5. HN                     = Hasanuddin
  6. PUSLATPUR   = Pusat Latihan Pertempuran
  7. TENINGDA      = Tiem Seknering Daerah
  8. DPLAD             = Detasemen Peralatan Angkatan Darat
  9. POSMIL            = Pos Militer
  10. PKM                  = Pemegang Kas Militer
  11. POM                  = Polisi Militer
  12. P.U                    = Pekerjaan Umum
  13. KPK                   = Komando Pengendali Kegiatan
  14. BTP                   = Batalion Tempur
  15. KWSS               = Komando Wilayah Sulawesi Selatan
  16. GPL                   = Gerombolan Pengacau Liar
  17. BKDH                = Bupati Kepala Daerah
  18. PKI                     = Partai Komunis Indonesia
  19. DI/TII                  = Darul Islam / Tentara Islam Indonesia
 
.